Record Details

Hubungan Antara Penghayatan Shalat Lima Waktu Dengan Kebermaknaan Hidup Mahasiswa Universitas Islam Indonesia

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title Hubungan Antara Penghayatan Shalat Lima Waktu Dengan Kebermaknaan Hidup Mahasiswa Universitas Islam Indonesia
 
Creator Waty Indriani - 00320003
 
Subject Penghayatan shalat lima waktu, Kebermaknaan Hidup
 
Description Kebermaknaan hidup pada mahasiswa saat ini menunjukkan gejala yang memprihatinkan. Gejala tersebut salah satunya dapat dilihat dari aktivitas dugem yang banyak terjadi di tengah-tengah mahasiswa. Hal ini merupakan bentuk perwujudan dari apa yang disebut dengan frustasi eksistensial atau penghayatan hidup tanpa makna.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penghayatan shalat lima waktu dengan kebermaknaan hidup mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Asumsi awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara penghayatan shalat lima waktu dengan kebermaknaan hidup pada mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Semakin tinggi penghayatan shalat lima waktu, maka semakin tinggi kebermaknaan hidup, dan sebaliknya semakin rendah penghayatan shalat lima waktu maka semakin rendah pula kebermaknaan hidup mahasiswa Universitas Islam Indonesia.
Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia yang berusia antara 17 hingga 24 tahun. Adapun skala yang digunakan adalah skala penghayatan shalat lima waktu dan skala kebermaknaan hidup. Skala penghayatan shalat lima waktu disusun sendiri oleh penulis dengan mengacu pada aspek-aspek terapeutik pada shalat yang dikemukakan oleh Musbikin (2005), sedangkan skala kebermaknaan hidup yang digunakan juga disusun sendiri oleh penulis dengan mengacu pada aspek-aspek kebermaknaan hidup yang dikemukakan oleh Bastaman (2005).
Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasional yang dibantu dengan fasilitas komputer melalui program SPSS 11.5 for windows untuk menguji apakah ada hubungan antara penghayatan shalat lima waktu dengan kebermaknaan hidup. Korelasi product moment dari Pearson menunjukkan korelasi sebesar r = 0,687, p = 0,000
p lt
0.01, yang artinya ada hubungan positif yang sangat signifikan antara penghayatan shalat lima waktu dengan kebermaknaan hidup. Jadi hipotesis diterima.
 
Publisher FPSB UII
 
Contributor Sus Budiharto, S.Psi., M.Si.
 
Date 2009-09-03
 
Type pdf
 
Identifier http://rac.uii.ac.id/server/document/Public/20110311030204UII 00320003 Waty Indriani Abstrak.pdf
 
Source Fak. Psikologi amp
Ilmu Sosial Budaya
 
Language Indonesia