Record Details

Sosialisasi Undang-Undang Dasar 1945 Dalam Bahasa Sunda (Sebuah Penelitian Kualitatif)

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title Sosialisasi Undang-Undang Dasar 1945 Dalam Bahasa Sunda (Sebuah Penelitian Kualitatif)
 
Creator Reza Kusuma Putra - 04 320 273
 
Subject Sosialisasi, Undang-Undang Dasar 1945, Bahasa Sunda
 
Description Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggali efektifitas alih bahasa serta pemahaman masyarakat adat Kampung Naga pasca sosialisasi UUD 1945 dalam bahasa Sunda.
Penelitian ini mengambil lima orang responden yang merupakan
perwakilan tiap lembaga yakni Mahkamah Konstitusi, Universitas Pendidikan Indonesia, Balai Bahasa Bandung, serta Kampung Naga dimana semua responden terlibat dalam alih bahasa UUD 1945 dalam bahasa Sunda.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah wawancara mendalam atau indepth interview. Data di analisis dengan teknik analisis tematik dengan langkah-langkah berupa penggolongan tema-tema untuk kemudian memasukkannya ke dalam sub kategori dan kategori serta mengintegrasikannya. Selanjutnya diperoleh model yang menggambarkan efektivitas serta pemahaman masyarakat
pasca sosialisasi UUD 1945 dalam bahasa Sunda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak efektif serta tidak
dipahaminya UUD 1945 dalam bahasa Sunda. Dari tiga parameter untuk tercapainya efektivitas sosialisasi UUD 1945 dalam bahasa Sunda hanya satu parameter yang tercapai yakni terpenuhinya kepentingan masyarakat Kampung Naga dalam hal ini perlindungan terhadap masyarakat adat.
Tercapainya parameter ini didasari oleh adanya masyarakat sunda yang tidak mengerti bahasa Indonesia terutama masyarakat adat Kampung Naga yang menjadi dasar dilakukannya program alih bahasa UUD 1945 ke dalam bahasa Sunda. Selain itu juga adanya dukungan Ketua dan Hakim-
Hakim MK, peran dan tugas MK, masukan dari daerah menjadikan sosialisasi tetap terus berjalan. Sementara dua parameter lain yakni alat-alat pendukung berupa draft UUD 1945 dalam bahasa Sunda dan jangka waktu penanaman UUD 1945 dalam bahasa Sunda tidak tercapai.
Pengalihan wewenang fungsi distribusi dan penggandaan draft kepada pihak pemerintah provinsi Jawa Barat mengakibatkan draft tidak sampai kepihak Kampung Naga. Sementara terbatasannya waktu sosialisasi yang hanya dilakukan satu kali sejak dilakukannya sosialisasi adalah parameter lain yang tidak tercapai. Hal ini tidak hanya terjadi untuk sosialisasi di Kampung Naga, lokasi-lokasi lain seperti pesantren, universitas, aparatur pemerintah, serta tokoh-tokoh masyarakat hanya dilakuakan satu kali sosialisasi.
Dalam pemahaman terhadap UUD 1945 dalam bahasa Sunda, dari tiga kawasan tingkat pemahaman hanya satu kawasan yang tercapai yakni kawasan kognitif. Parameter tercapainya kawasan kognitif karena masyarakat adat Kampung Naga mengetahui informasi tentang UUD 1945 dalam bahasa Sunda melalui proses indrawi terutama ketika MK melakukan sosialisasi langsung di Kampung Naga. Sementara untuk
kawasan lainnya yakni kawasan afektif dari aspek yang ada hanya aspek penerimaan dan sambutan yang tercapai hal ini dikarenakan tidak adanya draft UUD 1945 dalam bahasa Sunda sehingga parameter afektif tidak tercapai. Sedangkan untuk kawasan psikomotor belum ditemukan adanya perubahan perilaku pada masyarakat adat Kampung Naga sejak adanya
UUD 1945 dalam bahasa Sunda. Minimnya proses sosialisasi serta tidak di dukung dengan adanya draft UUD 1945 dalam bahasa Sunda lagi-lagi menjadi penyebab kawasan psikomotor tidak tercapai.
 
Publisher FPSB UII
 
Contributor Rina Mulyati, S. Psi., M.Si.
 
Date 2009-04-21
 
Type pdf
 
Format pdf
 
Identifier http://rac.uii.ac.id/server/document/Public/20110310083709UII 04320273 Reza Kusuma Putra Preliminari.pdf
 
Source Fak. Psikologi amp
Ilmu Sosial Budaya
 
Language Indonesia