Record Details

Usulan Perencanaan Perawatan Mesin Berdasarkan Keandalan Mesin (Study Kasus pada Mesin Filler di PT. Coca cola Bottling Indonesia Southern Sumatera, Lampung)

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title Usulan Perencanaan Perawatan Mesin Berdasarkan Keandalan Mesin (Study Kasus pada Mesin Filler di PT. Coca cola Bottling Indonesia Southern Sumatera, Lampung)
 
Creator Nama : Etika Cipta Murti-06 522 029
 
Subject : RCM (Reliability Centered Maintenance), Preventive maintenance, downtime, availability, reliability
 
Description PT. Coca Cola Bottling Indonesia Southern Sumatera, Lampung merupakan perusahaan yang memproduksi produk-produk minuman ringan seperti Carbonated Soft Drink (CSD) dan Non Carbonated Soft Drink (Non-CSD). Penelitian ini dilakukan di produksi pembuatan minuman Non Carbonated Soft Drink (Non-CSD) pada line dua. Mesin yang menjadi obyek penelitian adalah mesin Filler., dimana fungsi mesin pada proses ini sangat penting untuk menjaga kelangsungan proses produksi minuman Non Carbonated Soft Drink (Non-CSD). Apabila mesin mengalami kerusakan, maka proses produksi selanjutnya akan terhambat bahkan berhenti dan berpengaruh pada kualitas produk yang dihasilkan. Untuk itu perawatan yang optimal sangat dibutuhkan untuk mengurangi jumlah downtime. Berdasarkan data – data yang diperoleh, kemudian dilakukan pengolahan data dan diketahui bahwa mesin filler adalah mesin kritis dan komponen filling valve sebagai komponen kritis. Hal ini disimpulkan berdasarkan jumlah downtime terbesar. Setelah diketahui mesin dan komponen kritis langkah selanjutnya dilakukan pengembangan konsep RCM (Reliability Centered Maintenance) untuk perawatan mesin filler sebagai salah satu asset kritis, dari kebijakan perawatan yang dilakukan untuk mengantisipasi dan mengatasi kegagalan yang terjadi pada komponen mesin filler adalah preventive task yang meliputi Schedule on condition maintance task, Scheduled failure finding, Schedule restroration task, dan Schedule discard task. Selanjutnya dilakukan penghitungan penentuan distribusi dari data interval waktu antar kerusakan dan waktu perbaikan. Hasil dari penghitungan interval waktu penggantian pencegahan dengan metode minimasi downtime adalah 580 jam. Interval waktu pemeriksaan dan frekuensi pemeriksaan adalah 240 jam 1 kali pemeriksaan tiap bulannya. Nilai availability serta reliability mesin pada kondisi awal dan sesudah dilakukannya tindakan penggantian pencegahan, hasilnya menunjukkan bahwa dengan menerapkan tindakan pencegahan nilai reliability komponen filling valve dapat terus terjaga pada tingkat yang tinggi
 
Publisher FTI Teknik Indsutri
 
Contributor Ir. Sunaryo, MP,
 
Date 2011-01-31
 
Type pdf
 
Format pdf
 
Identifier http://rac.uii.ac.id/server/document/Public/2011030802345706522029 Pre.pdf
 
Source Fak. Teknologi Industri
 
Language Indonesia