Record Details

PENERAPAN ALGORITMA TABU SEARCH UNTUK MENENTUKAN URUTAN PEKERJAAN DAN MENGURANGI WAKTU ALIR PRODUKSI

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title PENERAPAN ALGORITMA TABU SEARCH UNTUK MENENTUKAN URUTAN PEKERJAAN DAN MENGURANGI WAKTU ALIR PRODUKSI
 
Creator Yunus Akbar-03522213
 
Subject algoritma tabu search,alir produksi,waktu
 
Description Persaingan dunia Bisnis sekarang ini semakin ketat saja, Maka dari itu menuntut pelaku bisnis untuk lebih baik lagi dalam menata usahanya yang sudah ada semaksimal mungkin memperbaiki sistem kerja yang ada agar bisa bertahan dan bersaing dengan pelaku bisnis yang lain. UD. Hermes merupakan perusahaan yang bergerak di bidang furniture. Aliran produksinya bertipe Job shop dimana pengurutan pekerjaan mempunyai lintasan produksi yang bertipe product lay out. Perusahaan berproduksi berdasar pesanan (order) dari konsumen. Pada tahapan perencanaan proses produksi ini berkaitan dengan penentuan urutan proses pengerjaan produk sebelum pengurutan operasi pada mesin (penjadwalan). Tabu Search merupakan salah satu algoritma yang menawarkan solusi mendekati optimal dalam penjadwalan job shop dengan cara tidak melakukan proses pencarian pada daerah solusi yang pernah ditelusuri. Proses pencarian ini pada awalnya dilakukan dengan menentukan inisialisasi jadwal yang didasarkan pada aturan prioritas yaitu Longest Processing Time (LPT), dan setelah itu dilakukan pencarian pasangan operasi dengan mesin yang sama (Neighborhood) dan tahap terakhir yang perlu dilakukan adalah perhitungan solusi makespan baru dan penyimpanan pasangan operasi terpilih ke dalam Tabu list.
Setelah proses tersebut maka akan diperoleh dengan model tabu search menghasilkan solusi yang lebih optimal dibandingkan dengan kondisi awal, yaitu dengan urutan pengerjaan : job 1, job 2, job 3, job 4, job 5, job 6, job 7, job 8, job 9, job 10, job 1, job 13, job 12 nilai makespan sebesar 116.6 menit dari d pada penjadwalan awal diperoleh urutan pengerjaan: job 1, job 2, job 3, job 4, job 5, job 6, job 7, job 8, job 9, job 10, job 11, job 12, job 13 dengan nilai makespan awal makespan awal sebesar 124.7 menit, dan dengan adanya hasil minimasi makespan tersebut dapat mempersingkat waktu penyelesaian pesanan dengan nilai efisiensi sebesar dengan persentase sebesar 7.14 % setiap Pembuatan.
 
Publisher FTI Teknik Industri
 
Contributor Yuli Agusti Rochman S.T., M.Eng,
 
Date 2011-02-08
 
Type pdf
 
Format pdf
 
Identifier http://rac.uii.ac.id/server/document/Public/20110208103356Cover.pdf
 
Source Fak. Teknologi Industri
 
Language Indonesia