Record Details

ANALISIS STRUKTUR DAN PERILAKU KONSUMSI PUPUK ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SYSTEM DINAMICS DI KABUPATEN SRAGEN

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title ANALISIS STRUKTUR DAN PERILAKU KONSUMSI PUPUK ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SYSTEM DINAMICS DI KABUPATEN SRAGEN
 
Creator R. SUSETYO FAJAR K.-06 522 233
 
Subject sistem dinamis, konsumsi pupuk organik, produktivitas.
 
Description Tujuan penelitian ini mendapatkan model dinamis dari sistem penggunaan pupuk organik yang menjelaskan struktur, perilaku, dan hubungan kausal antar komponen di dalam sistem nyatanya dan mendapatkan model penunjang kebijakan yang relatif efektif dari berbagai alternatif kebijakan guna menunjang penggunaan pupuk organik.Masalah yang dihadapi adalah latar belakang petani yang beragam dan masih ambigunya sistem konsumsi pupuk.
Pupuk organik adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan organik atau alami. Pupuk organik dikenal sebagai pupuk yang ramah lingkungan maka saat masyarakat kesulitan pupuk kimia/anorganik maka saat ini pula merupakan momentum tepat beralih ke pupuk organik. Beberapa keuntungan penggunaan pupuk organik antara lain dari aspek ekonomi dapat menghemat biaya, meningkatkan produksi dan harga jual.
Sistem dinamis adalah tool yang digunakan untuk mempelajari suatu masalah dengan sudut pandang sistematik, mendekati sebuah sistem dengan menggambarkan interaksi timbal balik antar komponen sistem nyatanya. Oleh karena itu, model dinamis yang dibuat sangat baik untuk menjelaskan struktur dan kecenderungan perilaku sistem.
Berdasarkan pengolahan data dan pembahasan penelitian ini, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah struktur konsumsi pupuk organik terdiri dari Sektor Konsumsi Pupuk Organik, Sektor Produksi Pupuk Organik dan Sektor Persediaan dan Penyuluhan Pupuk Organik Badan Pelaksana Penyuluhan sebagai pengontrol. Sedangkan intervensi kebijakan yang relatif efektif guna meningkatkan konsumsi pupuk organik adalah melakukan perbaikan kebijakan produksi dengan meningkatkan produksi 10% dimaksudkan untuk digunakan sebagai inventori dan menargetkan peningkatan penyuluhan pertanian serta menargetkan peningkatan kebijakan pemerintah untuk konsumsi pupuk per ha lahan sebesar 1,5-2 ton/ha untuk perbaikan produktivitas lahan padi organik.
 
Publisher FTI Teknik Industri
 
Contributor Agus Mansur, ST, M. Eng, Sc.
 
Date 2010-12-13
 
Type pdf
 
Source Fak. Teknologi Industri
 
Language Indonesia