Record Details

ANALISIS KERUSAKAN BENDUNG

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title ANALISIS KERUSAKAN BENDUNG
 
Creator ANING WIJAYANTI/ 04 511 055
 
Subject GEMPA 27 MEI 2006
 
Description ABSTRAKSI
Latar belakang dari penulisan Tugas Akhir ini adalah adanya gempa 27 Mei 2006 yang telah menggoncang Yogyakarta dan sekitarnya. Gempa ini mengakibatkan banyak kerusakan terutama di Daerah Bantul. Kerusakan yang terjadi dapat berupa kerusakan rumah tinggal, bangunan bertingkat, sarana pendidikan, sarana transportasi dan sarana irigasi. Menurut hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli geologi, di sepanjang Sungai Opak termasuk dalam zona aktif gempa sehingga bendung yang berada di daerah itu mengalami kerusakan. Hal inilah yang mendasari untuk menganalisis kerusakan apa saja yang terjadi akibat gempa pada bendung di sepanjang Sungai Opak. Analisis ini dilakukan dengan metode studi lapangan dan studi pustaka.
Studi lapangan dilakukan dengan cara melakukan pengamatan langsung pada bendung-bendung di sepanjang Sungai Opak. Populasi bendung yang diteliti berjumlah 8 bendung. Bendung yang berada di Kabupaten Bantul berjumlah 5 bendung dan 3 bendung sisanya berada di Kabupaten Sleman. Analisis studi pustaka diambil dari sumber-sumber yang berkaitan dengan gempa 27 Mei 2006
yang menguncang Yogyakarta dan sumber-sumber yang berkaitan dengan analisis gempa. Studi pustaka lainnya diambil dari sumber Departemen PU Direktorat Jendral BBWS Serayu-Opak. Hasil analisis yang dapat diperoleh adalah adanya 4 bendung yang mengalami kerusakan akibat gempa 27 Mei 2006, yaitu Bendung Mojosari, Grojogan, Sindet dan Tegal. Faktor yang mempengaruhi besar kecilnya tingkat
kerusakan pada bendung adalah jarak pusat gempa dengan lokasi bendung. Hal ini terlihat pada besarnya kerusakan pada Bendung Tegal yang lokasinya paling dekat dengan pusat gempa dibanding dengan bendung-bendung yang lainnya. Tingkat kerusakan lainnya dipengaruhi oleh adanya sesar gempa yang berada di sepanjang Sungai Opak. Menurut analisis percepatan tanah yang terjadi akibat
gempa, tanah di sekitar pusat gempa mempunyai nilai lebih yang tinggi yaitu 0,2 g gt
0,069 g.
Kata kunci : gempa, bendung, sesar
 
Publisher FTSP
 
Contributor DR Ir. H Ruzardi, MS.
 
Date 2010-04-16
 
Type Text
 
Source Fak. Teknik Sipil amp
Perencanaan
 
Language Indonesia