Record Details

RESPONS NON LINIER INELASTIK LAPIS - LAPISAN

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title RESPONS NON LINIER INELASTIK LAPIS - LAPISAN
 
Creator Adhi Andhika/ 02.511.086
 
Subject TANAH AKIBAT GEMPA
 
Description ABSTRAK
Gempa bumi merupakan peristiwa alam yang tidak bisa diperkirakan waktu dan tempat kejadiannya dan selalu terkait dengan kerusakan struktur tanah maupun bangunan yang berada di permukaan tanah. Tidak hanya sampai disitu
saja, karena selain kerusakan struktur tanah ada kemungkinan besar terjadinya amplifikasi percepatan dan perubahan kandungan frekwensi getaran tanah.
Penelitian respons dinamik tanah akibat gempa yang dilakukan sebelumnya terfokus pada tanah kondisi linier elastis dan non linier elastis1. Tetapi penelitian
diatas kurang efektif pada skala gempa yang lebih besar, karena pada skala tersebut respons tanah menjadi non linier inelastis. Seiring dengan intensitas dan arah dari beban siklis, respons tanah akan membentuk garis lengkung tertutup,
yang disebut Hysteristic Loop. Tugas akhir ini merupakan penelitian respons dinamik tanah akibat gempa pada kondisi tanpa massa bangunan dan pada kondisi tanah non linier
inelastis yang berdasarkan pemodelan Ramberg Osgood, selanjutnya respons tanah non linier inelastis akan dibandingkan dengan kondisi non linier elastis.
Penelitian ini menggunakan dua profil tanah di Tawangsari Sukoharjo dengan variasi kedalaman tanah endapan pada beberapa jenis gempa yaitu El Centro, Bucharest, Parkfield, Koyna dan Kobe yang telah dinormalisasi sehingga
mempunyai percepatan maksimum sebesar 225,40 cm/dt2. Untuk analisis numerik menggunakan metode integrasi secara langsung ”amp
#946
-Newmark” dengan prinsip massa tanah ”Shear Building” yang diaplikasikan dengan program Microsoft Visual Basic 6.0.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode respons dinamik tanah pada kondisi non linier inelastis cenderung lebih efisien dibandingkan dengan non linier elastis. Pada grafik perbandingan respons tanah
tampak bahwa pada kandungan frekwensi gempa yang semakin rendah, maka percepatan tanah maksimum yang terjadi di permukaan akan semakin rendah2.
Selanjutnya pada kandungan frekwensi tanah yang semakin rendah akan mengakibatkan periode getar struktur tanah yang semakin besar, hal ini terjadi karena gempa dengan frekwensi relatf rendah membebani struktur tanah yang
mempunyai frekwensi yang rendah juga. Adanya kedekatan atau kesamaan antara kandungan frekwensi gempa (frekwensi rendah) dan kandungan frekwensi tanah
(frekwensi rendah) yang akan menyebabkan resonansi sehingga tingkat kerusakan struktur akan menjadi sangat besar (maksimum).Kata kunci : respons tanah non linier elastis, non linier inelastis, Shear Buildings 1 Penelitian As’at Pujianto (2003) dan Ferdi Fadlan Hamdani – Gigih Himbawan (2004) Respons dinamik tanah yaitu percepatan, kecepatan, dan simpangan 2 Grafik perbandingan respons percepatan tanah maksimum halaman 112
 
Publisher FTSP
 
Contributor Prof. Ir. H. Widodo, MSCE, Ph. D
 
Date 2010-04-07
 
Type Text
 
Source Fak. Teknik Sipil amp
Perencanaan
 
Language Indonesia