Record Details

Peningkatan Kualitas Kayu Lapis Menggunakan Metode Taguchi Multi Respon Dengan Prosedur TOPSIS (Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution) (di PT. Duta Pertiwi Nusantara Tbk)

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title Peningkatan Kualitas Kayu Lapis Menggunakan Metode Taguchi Multi Respon Dengan Prosedur TOPSIS (Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution) (di PT. Duta Pertiwi Nusantara Tbk)
 
Creator Irin Apriyadi-05 522 092
 
Subject Taguchi multi respon, TOPSIS, kombinasi level faktor, kualitas kayu lapis
 
Description Meningkatnya standar kualitas kayu lapis di pasaran, menyebabkan para produsen
bersaing untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik. PT. Duta Pertiwi
Nusantara adalah perusahaan yang memproduksi perekat kayu lapis (Plywood Glue).
Untuk menjaga kerjasama dengan produsen kayu lapis, perusahaan menjadi konsultan
kualitas dan menangani masalah-masalah yang dihadapi oleh produsen kayu lapis.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi level faktor yang dapat
meningkatkan kualitas kayu lapis dan menentukan faktor-faktor yang berpengaruh secara
signifikan terhadap variabel respon keteguhan rekat dan kadar air. Setelah melakukan
observasi, kajian literatur dan diskusi dengan pihak perusahaan, diperoleh faktor-faktor
yang mempengaruhi karakteristik mutu adalah komposisi UF 05 glue, komposisi tepung
industri, komposisi hardener (NH4Cl), besar cold press, besar hot press, lama hot press
time dan besar hot press temperature. Selanjutnya melaksanakan penelitian dan
menganalisis data hasil penelitian tersebut melalui beberapa pengujian yaitu uji
normalitas, uji homogenitas, ANOVA, perhitungan SNR dan perhitungan efek tiap faktor.
Kombinasi level faktor optimal respon keteguhan rekat adalah A2B2C2D2E2F1G2,
sedangkan untuk respon kadar air adalah A1B2C2D1E2F2G1. Karena kombinasi level
faktor optimal kedua respon berbeda, maka digunakan Taguchi multi respon dengan
prosedur TOPSIS. Kombinasi level faktor optimal untuk kedua variabel respon
menggunakan prosedur TOPSIS adalah A2B1C2D1E2F1G2 dengan komposisi cold press
9 kg/cm2, hot press 9 kg/cm2, hot press time 1,5 menit, hot press temperature 110o C,
kadar hardener 0,10%, kadar UF 05 glue 86% dan kadar tepung industri 15,9%. Dari
kombinasi level faktor tersebut didapatkan peningkatan rata-rata respon keteguhan rekat
sebesar 5,479 kg/cm2 dan penurunan rata-rata respon kadar air sebesar 1,1625%
sehingga dapat dikatakan kualitas kayu lapis meningkat. Diharapkan hasil penelitian ini
dapat memberikan masukan bagi perusahaan sehingga dapat meningkatkan kualitas kayu
lapis.
 
Publisher FTI/Teknik Industri
 
Contributor Ir. Ali Parkhan, MT
 
Date 2009-03-06
 
Type pdf
 
Source Fak. Teknologi Industri
 
Language Indonesia