Record Details

Analisis Jembatan Cable-Stayed Dengan Variasi Rasio Tinggi Menara (Pylon) terhadap Panjang Bentang Utama

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title Analisis Jembatan Cable-Stayed Dengan Variasi Rasio Tinggi Menara (Pylon) terhadap Panjang Bentang Utama
 
Creator Mutiara Indhira Ita / 04511158
 
Subject Jembatan Cable-Stayed
 
Description ABSTRAK
Cable-stayed bridge merupakan tipe jembatan yang digunakan untuk bentangan panjang dan dapat mengatasi persoalan lalu-lintas air dengan menyediakan kebebasan horisontal dan vertikal yang cukup. Jembatan bentangan pendek umumnya menggunakan banyak intermediate piers. Cable-stayed mampu mengoptimalkan jangkauan bentangan sampai pada batas tertentu tanpa menambah dimensi gelagar
tetapi dilakukan dengan menambah titik kabel sebagai tumpuan. Cable-stayed bridge mengganti intermediate piers dengan satu atau lebih titik kabel dan dihubungkan secara langsung menuju menara. Perbedaan rasio tinggi menara terhadap panjang bentang utama (rasio H/L)
menimbulkan sudut yang dibentuk oleh kabel dan gelagar berbeda, semakin tinggi menara maka sudut yang dibentuk oleh kabel dan gelagar akan semakin besar, dampaknya gaya tarik kabel tersebut akan semakin kecil. Cable-stayed bridge dengan konfigurasi bentangan 120, 258, 120 m, lebar jembatan 9.5 m, dua menara, tatanan kabel radiating, jumlah titik kabel 40, dianalisis dengan variasi rasio H/L 0.19
0.21
0.23
0.25, menggunakan pendekatan slope deflection dalam buku Gimsing (1982).
Hasil analisis menunjukkan dalam satu struktur jembatan, gaya tarik kabel terbesar terletak pada titik kabel yang terjauh dari menara dan sebaliknya gaya tarik terkecil
terletak pada titik kabel yang terdekat dengan menara. Semakin besar rasio H/L maka semakin kecil gaya tarik kabel dan momen yang terjadi pada menara dan stiffening
truss akan semakin besar.
 
Publisher FTSP/Teknik Sipil
 
Contributor Dr. Ir. H. Harsoyo M.Sc
 
Date 2010-02-09
 
Type Text
 
Source Fak. Teknik Sipil amp
Perencanaan
 
Language Indonesia