Record Details

Pengaruh Penambahan Asam Fosfat pada Tanah Berbutir Halus terhadap Parameter Kuat Geser Tanah dan Penurunan Konsolidasi

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title Pengaruh Penambahan Asam Fosfat pada Tanah Berbutir Halus terhadap Parameter Kuat Geser Tanah dan Penurunan Konsolidasi
 
Creator Randi Teguh Firmansyah/ 04511096
 
Subject Penyelidikan Tanah
 
Description ABSTRAK
Tanah dari daerah Bantul, Yogyakarta merupakan jenis tanah berbutir halus. Tanah berbutir halus nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (amp
#966
) sangat dipengaruhi oleh kadar air, apabila kadar air tinggi maka nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam(amp
#966
) kecil sehingga tidak kuat menahan gaya geser tetapi
apabila kadar airnya sedikt maka tanah akan menjadi keras dan nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (amp
#966
) akan meningkat, sehingga akan sangat berpengaruh pada daya dukungnya. Salah satu alternatif yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan berbagai macam bahan stabilisator seperti asam
fosfat. Asam fosfat merupakan senyawa yang mampu meningkatkan kekuatan dan daya dukung tanah, asam fosfat berfungsi sebagai dispersing agent yang melepaskan ion alumunium yang ada pada molekul tanah dengan menghancurkan struktur mineral tanah. Kation alumunium tersebut kemudian bereaksi dengan asam fosfat membentuk gel alumunium metafosfat dan berfungsi sebagai
coagulator yang akan membekukan tanah sehingga akan menjadi suatu lapisan yang keras dan tidak dapat larut dalam. Sampel tanah diambil dari daerah
Bantul, Yogyakarta dengan kondisi tanah terganggu (disturbed soil). Pengujian dilaksanakan di Laboratorium Mekanika Tanah, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Nilai parameter kuat
geser tanah diambil dari Uji Triaksial tipe UU yaitu sudut geser dalam (amp
#966
) dan kohesi (c). Variasi penambahan Asam Fosfat yaitu 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% dengan lama pemeraman (curring time) 1 hari, 3 hari dan 7 hari.
Dari hasil pengujian ini tanah asli yang berasal dari Bantul, Yogyakarta merupakan tanah lempung berlanau dengan plastisitas rendah. Kadar air optimum tanah 24,175% dan berat volume kering maksimum tanah 1,438 gr/cm3.
Berdasarkan uji triaksial tipe UU terjadi perubahan parameter kuat geser tanah setelah tanah dicampur dengan asam fosfat. Perubahan ini mengakibatkan
meningkatnya sudut geser (amp
#966
) dan cohesi (c), prosentase peningkatan terbesar nilai sudut geser (amp
#966
) pada prosentase campuran 2% dan lama pemeraman 7 hari
yaitu sebesar 24,66% dengan prosentase peningkatan nilai cohesi (c) sebesar 152.2%.. Berdasarkan uji konsolidasi sampel tanah asli dan tanah asli ditambah asam fosfat diperoleh prosentase penurunan terbesar pada campuran asam fosfat 2% dan lama pemeraman 7 hari sebesar 53,06%.
Kata kunci: tanah berbutir halus, parameter kuat geser, penurunan.
 
Publisher FTSP/Teknik Sipil
 
Contributor Ir. Akhmad Marzuko, MT
 
Date 2010-02-09
 
Type Text
 
Source Fak. Teknik Sipil amp
Perencanaan
 
Language Indonesia