Record Details

Analisis Yuridis Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi No.4/PUU-V/2007 Mengenai Pembatalan Pasal 75 Ayat (1). 76, 79 Huruf a dan c Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title Analisis Yuridis Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi No.4/PUU-V/2007 Mengenai Pembatalan Pasal 75 Ayat (1). 76, 79 Huruf a dan c Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran
 
Creator Yanti Nurhayati/04.126
 
Subject Hukum Tata Negara
 
Description ABSTRAKSI
Penelitian ini berjudul ANALISIS YURIDIS TERHADAP PUTUSAN
MAHKAMAH KONSTITUSI NO. 4/PUU-V/2007MENGENAI PEMBATALAN
PASAL 75 AYAT (1), 76, 79 HURUF a dan c UNDANG-UNDANG NO. 29
TAHUN 2004 TENTANG PRAKTIK KEDOKTERAN. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh suatu fakta adanya persoalan yang kontroversial (pro dan
kontra) dalam Putusan Mahkamah Konstitusi No. 4/PUU-V/2007 mengenai
pembatalan pasal-pasal pemidanaan yang terdapat dalam pasal 75 Ayat (1), Pasal 76,
dan Pasal 79 Huruf a dan c yang terdapat dalan UU. No. 29 Tahun 2004 tentang
Praktik Kedokteran. Di mana dalam putusannya Mahkamah berpendapat bahwa
keberadaan pasal-pasal tersebut telah menimbulkan perasaan tidak aman dan
ketakutan bagi dokter serta bertentangan dengan Pasal 28D Ayat (1) dan Pasal 28C
Ayat (1) serta Pasal 28G dan Pasal 28H UUD 1945. Namun di sisi lain putusan
tersebut telah menimbulkan kerancuan hukum, memberikan ketidakpastian hukum
bagi pasien dan mengabaikan aspek keadilan.
Permasalahan yang ingin dijawab dengan penelitian ini adalah, mengapa
Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 75 Ayat (1), 76, 79 huruf a dan c UU No.
29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran?. Bagaimana pembatalan Pasal 75 Ayat
(1), 76, 79 huruf a dan c UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran menurut
teori judiacial review?, Bagaimana akibat hukum pembatalan 75 Ayat (1), 76, 79
huruf a dan c UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran terhadap
penegakkan hukum di bidang kedokteran?.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan yuridis normatif mengingat bahwa
yang akan diungkap adalah persoalan normatif dan kajian atas perundang-undangan
di Indonesia. Penggalian data dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi
dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif (content
analysis).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun proses judicial review telah
memenuhi teori judicial review tetapi putusan Mahkamah Konstitusi No. 4/PUUV/
2007 tentang pembatalan 75 ayat (1), 76, 79 huruf a dan c UU No. 29 Tahun 2004
tentang Praktik Kedokteran tidak memenuhi aspek keadilan. Dalam putusannya
Mahkamah hanya memandang dari aspek kepastian hukum sehingga mengakibatkan
tidak tercapainya tujuan dari dikeluarkannya UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran yaitu peningkatan mutu pelayan kesehatan dan memberikan kepastian
hukum bagi dokter maupun pasien dalam praktik kedokteran. Selain itu pembatal
pasal-pasal tersebut mengakibatkan UU No. 29 Tahun 2004 tentang praktik
Kedokteran tidak lagi mempunyai kekuatan hukum terkait dengan dibatalkannya
pasal-pasal pemidanaan tersebut.
 
Publisher Fakultas Hukum UII
 
Contributor Dr. Syaifudin, SH.,M.Hum.
 
Date 2008-05-28
 
Type Text
 
Format pdf
 
Identifier http://rac.uii.ac.id/server/document/Private/2008080803075904410126.pdf
 
Source Fak. Hukum
 
Language Indonesia