Record Details

Penuntutan Sumpah Palsu Terhadap Saksi Dalam Perkara Pidana

1. UII Repository And Archive

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title Penuntutan Sumpah Palsu Terhadap Saksi Dalam Perkara Pidana
 
Creator Ardy Nugroho Putra/04.191
 
Subject Hukum PIdana
 
Description ABSTRAK
Penelitian ini berjudul PENUNTUTAN SUMPAH PALSU TERHADAP SAKSI DALAM PERKARA PIDANA. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya suatu keterangan saksi sebagai alat bukti dalam keberhasilan proses peradilan pidana. Maka apabila ditemukan ada saksi yang memberikan kesaksian palsu dalam proses perkara pidana dapat dituntut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Lokasi penelitian di kota yogyakarta, karena untuk mendapatkan data-data kasus pidana sumpah palsu yang pernah dipersidangkan di Pengadilan Negeri Yogyakarta.
Permasalahan utama yang ingin dijawab dengan penelitian ini adalah, bagaimana kriteria hukum untuk menentukan suatu kesaksian bersifat sebenarnya atau palsu, serta bagaimana praktek penegakan hukum dalam hal terjadi kesaksian palsu pada perkara pidana.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan yuridis-normatif dan yuridis-sosiologis, mengingat yang akan diungkap adalah masalah bagaimana menentukan suatu kesaksian bersifat palsu serta praktek penegakan hukum terhadap kasus sumpah palsu. Penggalian data dilakukan dengan wawancara terhadap hakim, jaksa, polisi dan akademisi serta studi kepustakaan dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kriteria suatu kesaksian bersifat sebenarnya adalah jika keterangan yang diterangkan oleh saksi berbeda dengan yang diketahui, didengar, dialami sendiri oleh saksi dan keterangan yang diberikan oleh saksi tersebut tidak objektif terhadap fakta-fakta tentang suatu tindak pidana atau keterangan saksi tersebut bertentangan dengan yang diterangkan mengenai fakta-fakta yang terjadi dan Kriteria suatu kesaksian bersifat palsu adalah adalah jika keterangan yang diterangkan oleh saksi berbeda dengan yang diketahui, didengar, dialami sendiri oleh saksi dan keterangan yang diberikan oleh saksi tersebut tidak objektif terhadap fakta-fakta tentang suatu tindak pidana atau keterangan saksi tersebut bertentangan dengan yang diterangkan mengenai fakta-fakta yang terjadi. Praktek penegakan hukum terhadap pelaku yang memberikan kesaksian palsu pada proses pemeriksaan perkara pidana dapat dikatakan berhasil, dalam melakukan penuntutan perkara kesaksian palsu penuntut umum tidak mengalami suatu kesulitan, begitupun bagi hakim dalam melakukan pemeriksaan terhadap perkara kesaksian tidak menemukan adanya suatu kesulitan. Untuk perkara kesaksian palsu ini sangat jarang sekali terjadi, karenanya agar masalah kesaksian palsu ini dapat diungkap lebih banyak lagi agar bagi saksi akan memberikan kesaksian dapat lebih memahami dan mengetahui bahwa ada sanksi pidana bagi saksi yang memberikan kesaksian palsu.
 
Publisher Fakultas Hukum UII
 
Contributor Moh. Abdul Kholiq, A.F, SH.,M.Hum.
 
Date 2008-06-10
 
Type Text
 
Format pdf
 
Identifier http://rac.uii.ac.id/server/document/Private/2008080802455704 410 191.pdf
 
Source Fak. Hukum
 
Language Indonesia